Sunday, 8 July 2012

Nelayan


Bocah, telanjang dada di pesisir
Tunggu kembalinya bapak tercinta
Yang pergi tebarkan jala di sana
Berjuang di atas perahu tunggakan KUD

Ibu, dengan kebaya yang kemarin
Setia dari balik dapur menanti
Suaminya telah seminggu pergi
Tinggalkan rumah, tinggalkan sejengkal harapan

Langkah waktu lamban, bagai kura-kura
Ikan-ikan datang, mimpi…
Siang ganti malam, tetap sabar
Suamipun pulang, lelah…

Sambil berlari sang bocah hampiri bapak
Tagih janji yang dipesan ketika pergi
Sementara istrinya hanya memandang dengan senyum pasti
Sekilas terlintas hutang-hutang yang membelit
Sang bocah tak peduli, menangis keras tetap tagih janji
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Belum lagi tagihan rentenir sebrang jalan
Nelayan kecil, hasil kecil, nasibpun kecil
Terjerat jala dihantam kerasnya gelombang
Perahu tunggakan KUD belum terbayar

Hitam… Hidup…

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

0 comments: