Tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM-Unair) berhasil membuat baterai kering (dry cell) ramah lingkungan. Mereka adalah M. Ridwan Arifin (2008), Atina Husnayatin (2011) dan Muthmainnah Windawati (2001). Ketiganya mengaku menciptakan baterai ramah lingkungan dari biji tanaman Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.) dilatarbelakangi oleh banyaknya pemakaian baterai AA sekali pakai di pasaran yang tidak ramah lingkungan. “Baterai sekali pakai berbahaya bagi lingkungan, setelah habis lalu dibuang, padahal di dalamnya terdapat senyawa berbahaya yang tidak gampang terurai misalnya katnium, timbal dan sebagainya,” ungkap Ridwan. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahaya baterai kering bila asal dibuang dan terkena air atau panas dapat meledak.
Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts
Saturday, 27 October 2012
Penemuan Baterai Kering Ramah Lingkungan
Posted by andika jaka 0 comments
Labels: teknologi
Pengukur Waktu Paling Akurat

Eksperimen mempelajari cahaya ala fisikawan Harvard University peraih Hadiah Nobel, David J. Wineland, dipakai untuk membuat pengukur waktu. Akurasi jam buatan peraih Hadiah Nobel Fisika 2012 ini lebih akurat ketimbang jam atom.
Jam baru buatan Wineland menggunakan mesin pemerangkap ion yang dipakai untuk membedah cahaya. Tak disangka, ion yang terperangkap ternyata berdetak layaknya jarum jam.
Posted by andika jaka 0 comments
Labels: teknologi
Saturday, 6 October 2012
Astronom Telisi Radius "Aman" Lubang Hitam
![]() |
| (Ilustrasi/Thinkstock) |
Kini sebuah tim peneliti internasional yang dikepalai oleh pihak Observatorium Haystack MIT, melakukan pengukuran yang mengungkap radius lubang hitam—sampai sedekat mana objek dapat bertahan sebelum tertarik masuk ke dalam pusarannya.
Posted by andika jaka 0 comments
Tuesday, 18 September 2012
Ilmuwan Indonesia Kembangkan Pesawat Tanpa Awak Terbesar Di Asia
Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, ilmuwan Indonesia yang kini berkarya di Jepang, mengembangkan pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) berbadan besar bernama Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX-1).
Posted by andika jaka 0 comments
Sunday, 16 September 2012
Sepeda Berbahan Alumunium Bekas
Barang bekas seperti
aluminium setelah rusak biasanya hanya akan berakhir di tempat sampah atau
dijual ke pengumpul barang bekas. Namun siapa sangka, barang yang sudah tidak
bernilai guna itu bisa menjadi sebuah alat transportasi.
Dr. Suyitno,
dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik (FT) UGM, adalah orang yang kini
tengah mengembangkan sepeda berbahan alumunium bekas . Aluminium bekas pun kini
menjadi lebih bernilai guna dan bernilai ekonomis.
Posted by andika jaka 1 comments
Subscribe to:
Posts (Atom)



