Sunday, 8 July 2012

Semoga Kau Tak Tuli Tuhan


Begitu halus tutur katamu,
Seolah lagu termerdu,
Begitu indah bunga-bungamu,
Diatas karya sulam itu,
Tampilkan kebajikan seorang Ibu,

Dengarlah detak jantung benihku,
Yang ku tanam di rahim mu,
Seakan pasrah menerima,
Semua warna yang kita punya,
Segala rasa yang kita bina,

Ku harap kesungguhanmu,
Kaitkan jiwa bagai sulam dikarya itu,
Ku harap keikhlasanmu,
Sirami benih yang ku tabur di tamanmu

Oh jelas, rakit pagar semakin kuat,
Tak goyah, Walau diusik unggas,

Pintaku pada Tuhan mulia,
Jauhkan sifat yang manja,
Bentuklah segala warna jiwanya,
Diantara lingkup manusia,
Diarena yang bau busuknya luka,

Bukakan mata pandang dunia
B’ri watak baja padanya

Kalungkan tabah kala derita
Semoga kau tak tuli Tuhan,

Dengarlah pinta kami sebagai orangtuanya

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

0 comments: