Monday, 30 April 2012

Iwan Fals sang Legenda Musik Indonesia

Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961) adalah seorang musisi dan penyanyi beraliran balada dan country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.
Siapa yang tak mengenal sosok Iwan Fals. Setiap hari dan dimanapun lagunya tetap berkumandang walaupun lagu para musisi baru bermunculan. Tak heran jika beliau merupakan salah satu Legenda Musik Indonesia. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album. Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang
(seperti Wakil RakyatTante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang IstanaLonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, sepertiEthiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun demikian, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.
            Iwan fals sering menggunakan nama samaran dalam menamai dirinya sebagai pencipta lagu untuk para musisi lain, salah satu nama yang pernah Iwan Fals gunakan adalah “Pitat Haeng” yang digunakan dalam albul solo Sawung Jabo. Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara. bahkan Majalah Time Asia menjulukinya sebagai Asian Heroes.
Lagu lagu yang sangat menakjubkan seperti Bongkar, Bento, Ibu, Pulanglah, Tince Sukarti, Tikus-Tikus Kantor dan lain lain, tak lupa lagu yang dibawakan penyanyi lain Nyanyian laut ( dibawakan Nicky Astria ), Menangis (dibawakan oleh Franky S.), Trauma (dibawakan oleh God Bless) seakan tak lekang oleh waktu dan selalu bergema. Masih banyak lagu lagu karya Iwan Fals bahkan yang tidak terpublikasikan seperti Demokrasi Nasi, Joned, Biarkan Indonesia Tanpa Koran dll.
Beberapa film juga sempat beliau bintangi seperti Damai Kami Sepanjang Hari (1985), Kantata Takwa (film) (1990), Kekasih (2008) dan baru baru ini ada info yang cukup menggembirakan dengan akan rilisnya film “Mursala” yang sountracknya dibawakan Iwan Fals bersama pemusik Iwang Noorsaid. Lagu baru dari Iwan fals yang menjadi soundtrack ini juga berjudul “Mursala” yang juga akan pertama dipublikasikan pada bulan September bersama filmnya. Jadi harap bersabar ya untuk kawan kwan semua yang menantikan lagu baru ini...

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
4 Komentar Blogger

4 comments:

djiesoft said...

OI

jimblo said...

film mursala pa film mama cake di bulan septembr th

Jaka Bohemian said...

mursala movie pada bulan septermber gan setahu saya :)
dan aransemen langsung oleh @iwangnoorsaid dinyanyikan oleh @iwanfals

Jaka Bohemian said...

DKSH sobat bangkitlah!