Sunday, 8 July 2012

Columbia


Langit nampak murung seperti gelisah
Angin bawa kabar tentang duka, di sana…

Lolong anjing malam bawa pertanda
Alam bawa kisah unggas resah
Beritakan.. Tangis..

Saat gelombang lahar
Hanyutkan ribuan manusia
Tanpa mau mengerti datang tepati janji

Waktu seorang ibu
Belai mesra anaknya
Gemuruhnya petaka singkirkan jeritan yang ada
Batu-batu telanjang, menari di nurani
Hancurkan rumah-rumah, hancurkan kedamaian

Colombia… Colombia…

Sementara kita di sini
Tanpa beban bernyanyi
Sedangkan mereka gundah
Di sela ganasnya wabah

Sementara kita di sini
Asyik cumbui mimpi
Sedangkan mereka di sana
Rindukan riuhnya pesta

Ada sekuntum bunga mekar
Bercengkrama dengan lahar

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

0 comments: