Wednesday, 9 May 2012

Bumi Nusantara Kembali Bergemuruh

Sangat sulit untuk menuliskan ini, entah adakah orang yang merasa tersinggung dan semoga tidak terjadi. Saya hanya ingin ini dapat membukakan pintu kebenaran bagi mereka.
Bukankah kita diajarkan untuk saling menghargai sobat? Saling memberikan kesempatan untuk dapat tumbuh dan berkembang. Kita Warga Negara Indonesia memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan mendapat perlakuan yang sama dimata hukum. Apakah semua itu sudah kita dapatkan? Yah, yang perlu kalian ketahui disamping kita memiliki hak kita juga harus menjalankan kewajiban kita sebagai Bangsa Indonesia, sebagai Warga Negara Indonesia, sudahkah kalian merasa melakukannya?

Mendengar ini saya kembali teringat tentang sebait syair lagu dari Iwan Fals :
“Lain halnya dengan orang biasa
Bila mereka curiga langsung masuk penjara
Tanpa bukti nyata!”
(demokrasi nasi – iwan fals)
Syair tersebut mengisyaratkan akan perbedaan perlakuan di atas hukum yang terjadi pada masa orde baru, yang ternyata sampai saat ini juga masih terjadi tentunya seperti yang banyak orang ributkan tentang masalah korupsi dan para koruptornya. Koruptor yang dihukum 2, 3, hingga 7 tahun penjara walaupun telah menghabiskan milyaran uang rakyat, sedangkan para kaum bawah yang melakukan pelanggaran kecil dihukum lebih lama dari mereka, apa ini adil? Memang setiap pelanggaran harus dihukum karena kita Negara hukum , yang sampai sekarang masih saya bingungkan apakah korupsi itu merupakan jenis pelanggaran yang tak lebih tinggi dari mencuri sehingga para koruptor dapat lebih santai di bilik jeruji dengan fasilitas yang mewah dengan hak-hak istimewanya. Dimana persamaan dimata hukum? Kita Negara demokrasi yang seakan bagai Negara yang tak punya Nyali, melawan para petinggi yang jelas jelas melanggar dan merugikan Negara! Memang uang adalah sang penguasa, membicarakan uang apalagi korupsi tak akan ada habisnya.
Marilah kita lihat bencana disana sini, apakah itu fenomena alam biasa? Kita dapat mengambil hikmah dari semua itu sebagai peringatan kepada seluruh rakyat Indonesia dari Sang Pencipta untuk dapat memperbaiki semuanya, memperbaiki moral, keadilan. Memang kekuasaan terbesar ada ditangan rakyat tetapi kekuasaan rakyat ada ditangan Tuhan Yang Maha Kuasa sobat. Kerukunan dalam agama marilah kita pupuk kembali dan kita laksanakan. Perbedaan adalah jalan menuju kesatuan sebagai bangsa yang besar.
Bila Nusantara kembali bergemuruh, kita harus siap memperbaikinya dan belajar dari kesalahan para pendahulu kita, belajar dari keberhasilan para pendahulu kita. Mereka ingin kita tumbuh dan berkembang menjadi Negara yang besar dengan Keadilan serta Kesejahteraan Rakyat Indonesia. Hiduplah Bangsaku Hiduplah Negriku Indonesia!!!

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
3 Komentar Blogger

3 comments:

Search Ilmu said...

semoga tidak membahayakan manusia yang menghuninya sob

Jaka Bohemian said...

begitulah keadaan negeri ini sobat. semoga mereka mendengar

Master Fapet said...

Semoga Indonesia aman2 aja sob :)