Sunday, 8 July 2012

Yang Terlupakan


Denting piano kala jemari menari
Nada merambat pelan di kesunyian malam
Saat datang rintik hujan bersama sebuah bayang

Yang pernah terlupakan

Hati kecil berbisik untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda seribu sesal di depan mata
Seperti menjelma waktu aku tertawa

Kala memberimu dosa

Na….na….na….na O….maafkanlah
Na….na….na….na O….maafkanlah

Rasa sesal di dasar hati diam tak mau pergi

Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi

Namun senyum mu tetap mengikuti

Baca Juga Yang Ini Sob:

Artikel Terkait

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

0 comments: